
ada pertanyaan-pertanyaan yang sengaja kita lupakan
atas dasar apa kita pantas menjadi pemenang
cinta dan pengabdian, kehormatan, ataukah kesejahteraan?
ini bukan layanknya pertempuran atau pun pertandingan
yang menyisakan banyak abu
ini hanyalah sebuah jalan
untuk sebuah pertandingan
dapatkah kita menjadi pemenang yang tanpa arang?
karena kemenangan ini menuntut banyak beban
beban untuk sebuah pertempuran
tentang 3,6 juta anak muda pecandu narkoba
dua belas juta yang putus sekolah
cd dan film-film biru yang entah berapa jumlah penontonnya
pengangguran 9,43 juta orangnya ditambah ditambah jutaan perut yang hampa
masih inginkh kita men
jadi pemenang?
pemenang yang tanpa a
bu dan tanpa arnag!



